Perbedaan “Learn” vs “Study” dalam Bahasa Inggris
Dalam bahasa Inggris, ada dua kata yang sering digunakan untuk menggambarkan proses belajar, yaitu “learn” dan “study”. Meskipun kedua kata tersebut terlihat mirip, keduanya memiliki perbedaan signifikan dalam konteks penggunaan dan maknanya. Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan antara “learn” dan “study” serta memberikan beberapa contoh penggunaannya.
Pengertian Learn
“Learn” merupakan kata kerja yang merujuk pada proses memperoleh pengetahuan atau keterampilan baru melalui pengalaman atau pendidikan. Ketika seseorang belajar, ia mencoba untuk memahami konsep-konsep baru atau meningkatkan pemahamannya terhadap sesuatu yang sudah diketahuinya sebelumnya.
Contoh kalimat dengan kata kunci “learn”:
- Saya ingin belajar bermain gitar agar bisa tampil di panggung.
- Anak-anak banyak mempelajari tentang alam saat mengikuti ekskursi ke hutan.
- Kami sedang mengajari anjing kami untuk duduk saat diberi perintah.
Pengertian Study
“Study”, di sisi lain, merujuk pada kegiatan belajar secara sistematis dengan tujuan mendapatkan pengetahuan atau keterampilan tertentu. Ketika seseorang “study”, ia biasanya menggunakan metode seperti membaca, menulis catatan, atau mempersiapkan diri untuk ujian.
Contoh kalimat dengan kata kunci “study”:
- Saya harus mempelajari buku tersebut sebelum ujian besok.
- Kami sedang membaca dan mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru.
- Anak saya perlu lebih serius dalam melakukan belajar. Mereka terlalu banyak bermain game.
Perbedaan Utama antara “Learn” dan “Study”
Meskipun ada beberapa overlap dalam penggunaan kedua kata ini, terdapat perbedaan utama antara “learn” dan “study”. Perbedaan tersebut adalah:
- Jenis Kegiatan: Learn lebih berkaitan dengan proses memperoleh pengetahuan melalui pengalaman atau pendidikan, sedangkan study berkaitan dengan kegiatan belajar secara sistematis seperti membaca atau menulis catatan.
- Tujuan Belajar: Learn lebih fokus pada pemahaman konsep baru atau meningkatkan pemahaman terhadap sesuatu yang sudah diketahui sebelumnya, sedangkan study lebih fokus pada tujuan mencapai pengetahuan atau keterampilan tertentu.
- Metode Belajar: Learn cenderung melibatkan pengalaman langsung dan praktik, sedangkan study melibatkan metode seperti membaca, menulis catatan, atau mempersiapkan diri untuk ujian.
(Contoh:)
– Saya ingin belajar bermain gitar agar bisa tampil di panggung (Learn).
– Saya harus mempelajari buku tersebut sebelum ujian besok (Study).
(Contoh:)
– Anak-anak banyak mempelajari tentang alam saat mengikuti ekskursi ke hutan (Learn).
– Saya harus mempelajari buku tersebut sebelum ujian besok (Study).
(Contoh:)
– Kami sedang mengajari anjing kami untuk duduk saat diberi perintah (Learn).
– Kami sedang membaca dan mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru (Study).
Dalam konteks belajar bahasa Inggris, penting untuk menggunakan kata “learn” ketika ingin menyampaikan informasi bahwa seseorang mendapatkan pengetahuan baru melalui pengalaman atau pendidikan. Di sisi lain, kata “study” digunakan ketika ada usaha sistematis dalam belajar seperti membaca buku teks atau berlatih soal-soal.
Untuk meraih keberhasilan dalam belajar bahasa Inggris, penting bagi para pembelajar untuk menggabungkan kedua kata ini dengan cara yang tepat. Pahami perbedaan antara “learn” dan “study” dalam hal penggunaan dan makna, serta gunakan kata-kata tersebut sesuai dengan konteks yang sesuai. Dengan demikian, Anda dapat mengoptimalkan proses belajar bahasa Inggris Anda.